Hj Hartatie Ruzaidin Noor Disambut Ratusan Muslimah Tegal Arum
Hj Hartatie Ruzaidin Noor disambut antusias ratusan muslimah Desa Tegal Arum Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Istri petahana Calon Walikota Banjarbaru 2015-2020, Ruzaidin Noor ini hadir diundang langsung warga setempat.
Terima kasih ibu-ibu solehah. Terima kasih atas apresiasi dan silaturahmi yang selalu terjaga selama ini. Semoga silaturahmi kita mendapat barokah dari Allah SWT. [*]
![Hj Hartatie Ruzaidin Noor Disambut Ratusan Muslimah Tegal Arum Hj Hartatie Ruzaidin Noor disambut antusias ratusan muslimah Desa Tegal Arum Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Istri petahana Calon Walikota Banjarbaru 2015-2020, Ruzaidin Noor ini hadir diundang langsung warga setempat. Terima kasih ibu-ibu solehah. Terima kasih atas apresiasi dan silaturahmi yang selalu terjaga selama ini. Semoga silaturahmi kita mendapat barokah dari Allah SWT. [*]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNMl9ys5MBXX75ZAuYJgcaaPVe9Juc8ig5h2f_dUY63nNZna-LQhtWhc8_6L9qzFDyXg4rnmS0UOkEbzMaZMd9xQHS1RoMI4zC1Rmk9RsnWXlMXGJEs81U8udK0olZxZSxfcJNcOg2Idk/s640/Undangan-di-Tegal-Arum-landasan-Ulin-%25281%2529.jpg)
![Mereka Menginginkan Ruzaidin Noor Memimpin Lagi Tadi malam saya bertemu warga di Jl Akasia Kecamatan Liang Anggang. Banyak warga berharap saya maju lagi. Maka saya jawab, kalau bapak dan ibu menghendaki kebaikan itu, doakan semoga Allah SWT memudahkan jalan. Semoga pertemuan ini barokah dan membawa kebaikan. Amiin Ya Robbal 'Alamin. Saudara, awalnya saya tidak berniat maju kembali pada Pilkada tahun ini. Namun seiring waktu, dinamika politik dan harapan besar warga Banjarbaru akan kelanjutan pembangunan di Kota ini memaksa saya mengiyakan permintaan tersebut. Sejujurnya, rasa takut akan besarnya amanah sebagai pemimpin masih terus menghantui saya sejak lima tahun lalu menjadi Walikota Banjarbaru. Namun menurut rekan dan banyak ulama yang mendukung majunya kembali saya dalam kancah politik menilai perasaan itu wajar. Bayang-bayang amanah pada diri manusia kata orang-orang yang saya hormati dan cintai karena Allah SWT, akan menjadi rem dan pengingat dalam setiap mengambil kebijakan. Itulah mengapa sampai detik ini pun saya dikenal sebagai Walikota yang biroratis, prosedural, dan bahkan sebagian dari mereka nyinyir menganggap pembangunan dimasa kepemimpinan saya terkesan lamban. Saya pun tak menampik tudingan miring itu. Karena begitulah sudah sistem dan mekanisme yang harus dijalani dalam roda pembanguan di Kota Banjarbaru ini. Kota ini memiliki sistem yang sudah didesain sedemikian rupa, sehingga siapapun pemimpinnya dituntut mengikuti sistem tersebut. Percayalah, sistem ini akan jauh lebih baik dijalankan oleh mereka yang sudah mengerti dan pengalaman. [*]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigqO0i-nk-BMADav2DVGSrPlVgZ4DgrB5q5suwJEYOfslq4OauD3vu0V9SrVf3WQh7nVvoKoZBpsb-BjdsyhdTCxyFz2N2sSeaSfxCxu3Bu4xNh9iUakIHNBOYYVagFvkkzDocdanYEqM/s640/Pertemuan+dengan+Warga+Liang+Anggang.jpg)

![Seseorang Dinilai dari Ucapan dan Sikap ".....Bicaralah dengan kalimat yang baik, suara yang lembut tapi tegas, karena tak jarang kamu dinilai dari ucapan dan sikap ketika berbicara......" Suatu, ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan kepada sang anak untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah... Hari pertama anak itu telah memakukan begitu banyak paku ke pagar setiap kali dia marah... lalu secara bertahap jumlahnya berkurang. Dia mendapati ternyata lebih mudah menahan amarahnya ketimbang memaku pagar. Akhirnya tibalah waktu dimana si anak merasa benar-benar bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal tersebut kepada sang ayah, yang kemudian mengusulkan untuk mencabut satu paku satu hari setiap dia berhasil menahan marah. Hari-hari berlalu dan si anak akhirnya memberitahu kepada sang ayah bahwa ia telah berhasil mencabut paku-paku tersebut, lalu sang ayah menuntun si anak menuju pagar belakang rumah. "Hmmz.., kamu telah berhasil dengan baik anakku, tetapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. pagar ini tidak akan sama seperti sebelumnya. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain... Kamu bisa menusukkan pisau kepada seseorang, lalu mencabut pisau itu tetapi tidak perduli kamu meminta maaf luka tersebut tetap ada dan luka karena kata-kata lebih buruk dari luka fisik..." Oleh karena itu sebaik-baik manusia adalah yang bisa menahan lisannya, karena banyak musibah yang diawali dari lisan. [*]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMz_yVvPBPbqJ8uVq5Wj-YYsxPRUESuAwDZXx-yv-KBwq56p6klvuyXIX8xmkURVQFEXx95CrPlWPB-aG6AQEZEDLs0xD405uFTJp7Bnquib8hXfVo0q-Fosw6TUDFnKW3THTCtrj5epU/s640/Jaga+Lisan.jpg)
![Merealisasikan Mimpi dengan Silaturahmi Silaturahmi dengan warga Bangkal Cempaka Banjarbaru tadi malam. Indahnya pertemuan, karena satu perasaan, satu tujuan. Manfaat dari silaturahmi bukan hanya memperluas rezeki dan memperpanjang umur saja, tetapi masih ada manfaat-manfaat lainnya yang luar biasa. Silaturahmi adalah kunci sukses. Saya melihat teman-teman saya yang meraih sukses dengan cepatnya, karena mereka rajin silaturahmi. Kata silaturahmi berasal dari dua kata yaitu shilahun dan rahim. Shilah artinya hubungan dan rahim artinya kasih sayang, persaudaraan. Jadi silaturahmi atau silaturahim berarti menghubungkan kasih sayang, persaudaraan. Semoga Allah SWT mempererat dan menjaga tali persaudaraan kita. Amiin Ya Robbal 'Alamin. [*]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTgvS5UUDaXjBEo-ZbIbzXMA5tgRIfTp3z2Oa2YYAnkeoNbCzuYJ67U__I6qVK9M-2QtmXE07pCmWUswjhjc42i8p_VLfUU4MinFrwdu-aTxPAmeuohuemdyHHJghn0GAoTBNaY81DUsA/s640/Merealisasikan+Mimpi+dengan+Silaturahmi.jpg)

![Berterima Kasihlah pada Haters Saat seseorang MENGHINA anda, SYUKURI itu sebagai PUJIAN. Karena selama ini mereka MENGHABISKAN tak sedikit WAKTU hanya untuk memikirkan anda. Bahkan, ketika anda TIDAK MEMIKIRKAN mereka. Sahabatku yang kusayangi karena Allah, tahukah kita bahwa Allah sangat murka dengan orang-orang yang senang mengolok-olok apalagi sampai menghina saudaranya sendiri, seiman pula lagi. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-seburuk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman, dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Hujarat [49] : 11)](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibr7UezzixUJ358UotPV3AFR-Q0McPHWGwv_jVA43Ry-xh2yJkCTvLq-QJpKdN8tIYuyJV9PTLsZ1rV7Lhm2qDIbUptdyyMHAKX5vbi7rcQBsED_jhBDXYQlfyH7bIBNh_rCupgfLvBvs/s640/Berterima+Kasihlah+pada+Haters.jpg)


