ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

[Info Grafis] Ruzaidin Noor - Fitri Zamzam Satu-satunya Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru yang Diusung Partai Peraih Kursi Terbanyak di DPRD

PASANGAN Ruzaidin Noor - Fitri Zamzam adalah satu-satunya pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 yang diusung partai politik peraih 50 persen kursi di DPRD Kota Banjarbaru.   Dukungan partai peraih kursi terbanyak ini menjadi jaminan bakal mulusnya roda pemerintahan dan terlaksananya program-program Ruzaidin Noor - Fitri Zamzam setelah menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru nanti.
PASANGAN Ruzaidin Noor - Fitri Zamzam adalah satu-satunya pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 yang diusung partai politik peraih 50 persen kursi di DPRD Kota Banjarbaru. 

Dukungan partai peraih kursi terbanyak ini menjadi jaminan bakal mulusnya roda pemerintahan dan terlaksananya program-program Ruzaidin Noor - Fitri Zamzam setelah menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru nanti.

12 Program Prioritas H Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021

12 Program Prioritas H Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021
12 Program Prioritas H Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021.
12 Program Prioritas H Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 :

  1. Fasilitasi biaya pendidikan dan pemberian beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu.
  2. Standarisasi sekolah sesuai standar Nasional Pendidikan.
  3. Standarisasi pelayanan kesehatan dan peningkatan keikutsertaan seluruh masyarakat miskin dalam program BPJS.
  4. Peningkatan penanggulangan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
  5. Fasilitasi perizinan, permodalan, pelatihan, dan pemasaran produk UMKM dan 14 subsektor ekonomi kreatif.
  6. Pembangunan gedung Budaya, Gedung MUI, Pasar Tradisional Modern, Pasar Produk Pertanian, dan Pembangunan Embung Air untuk penanggulangan Banjir.
  7. Penyediaan ruang publik di setiap kecamatan sebagai tempat berkumpul dan aktifitas masyarakat.
  8. Penyediaan tempat pemakaman umum (TPU) di setiap kecamatan.
  9. Kawasan perkantoran, pendidikan, pemukiman, industri, jasa, dan perdagangan yang bersih dan hijau, serta sehat.
  10. Penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik berbasis teknologi informasi.
  11. Peningkatan tunjangan Kinerja aparatur sipil negara, gaji tenaga honorer, insentif ketua RT/RW, Guru PAUD dan Guru TPA.
  12. Alokasi anggaran pembangunan Rp1 Miliar setiap kelurahan pada pelaksanaan Musrenbang.

Cover Facebook Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021 Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik

Cover Facebook Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021 Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik
Cover Facebook Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021 Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik.

Poster Sketsa Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021 Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik

Poster Sketsa Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021 Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik
PEMIMPIN KITA: Poster Sketsa Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021 Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik.

Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam | Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 | Berkarya untuk Perubahan Banjarbaru Lebih Baik

RUZAIDIN Noor dan Fitri Zamzam adalah pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 ini juga dikenal dengan panggilan Dodot-Dewa. Bersama memiliki visi mewujudkan Banjarbaru Kota Insan Humanis yang unggul di semua sektor khususnya sektor Industri, Jasa, dan Perdagangan yang Harmonis, Unggul, Mandiri dan Dinamis. Lahir dari latar belakang Birokrat dan Politisi yang sarat dengan jiwa sosial, jujur, bersih, dan berpengalaman.  Drs H.M Ruzaidin Noor, MAP lahir di Martapura, 22 Desember 1951. Beragam Islam, pendidikan terakhirnya S2. Suami Hj Hartati ini dikaruniai tiga orang anak. Selama ini ia menjalani hidup di rumah mungilnya di Jl Taman Gembira Selatan RT05/01 Banjarbaru.  Ruzaidin Noor adalah seorang birokrat. Pada 1994-1998 ia pernah menjabat sebagai Asisten Administrasi Setkodati II Banjarmasin. Pada 1998-1999 ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Administrasi Pembangunan Setkodati II Banjarmasin.  Sekitar 1999 ia mendapat tugas baru sebagai Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru hingga tahun 2005. Sosoknya yang bersih dan jujur bertanggungjawab membuat karirnya terus menanjak. Hingga pada pertengahan 2005 ia dipinang H Rudy Resnawan untuk mendampinginya maju sebagai Wakil Walikota Banjarbaru hingga 2010.  Pada pertengahan 2010, sewaktu masa jabatannya hendak berakhir, ia didesak masyarakat dari berbagai kalangan agar maju melanjutkan kepemimpinan di Kota Banjarbaru. Desakan dan permintaan warga itulah yang membuat Ruzaidin pun tak bisa mengelak, dan kemudian maju bersama Ogi Fajar Nuzuli kala itu.   Setelah berhasil membangun Banjarbaru hampir lima tahun, Ruzaidin pun lagi-lagi didesak warga untuk melanjutkan kepemimpinannya. Alasannya, karena Ruzaidin Noor dianggap berhasil membangun Banjarbaru. Diantara keberhasilan Ruzaidin Noor adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp28,5 miliar lebih pada 2010 menjadi Rp122 miliar lebih pada 2014. Selama kurun waktu empat tahun terjadi kenaikan 400 % lebih.  Ruzaidin Noor juga dianggap berhasil meningkatkan Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Rp460, 7 miliar lebih pada 2010 naik menjadi Rp1,2 triliun pada 2015. Dalam kurun waktu lima tahun terjadi kenaikan 275 % lebih. Dengan keberhasilan tersebut, ia pun mampu mendistribusikan dan mendanai pembangunan disegala bidang dan roda pemerintahan dengan sangat baik di Banjarbaru.   Alasan inilah yang menjadi salah satu faktor masyarakat mendesaknya kembali maju bersama Fitri Zamzam. Figur pemuda yang selalu peduli dan mendukung aktifitas anak-anak muda dalam berkarya dan berkreatifitas. Fitri Zamzam juga adalah sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Baik melalui komunitas MGR, partai NasDem maupun kegiatan-kegiatan sosial lainnya.  Fitri Zamzam SSos MAP lahir di Kandangan, 15 Mei 1957. Suami Megawati SPd ini tinggal di Jl A Yani No.1A Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru. Ayah tiga orang anak ini adalah mantan PNS kantor Pertanahan pada 1980-2012.   Anggota DPRD Kota Banjarbaru periode 2014-2019 ini dikenal organisatoris. Selain memimpin partai NasDem, ia juga apernah menjadi Sekretaris Ormas Nasional Demokrat pada 2012-2013. Pada 2008-2013 ia juga didaulat memimpin Percasi. Dan sejak 1978 hingga sekarang, lelaki yang akrab disapa Dewa Pahuluan ini juga dikenal sebagai Presiden Komunitas MGR.  Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam maju dalam kancah politik Pilkada 2015 sebagai pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021. Dengan tagline berKARYA untuk PERUBAHAN, pasangan yang juga dikenal dengan 2D (Dodot-Dewa) ini bercita-cita mewujudkan Banjarbaru Kota Insan Humanis (Industri, Jasa dan Perdagangan yang Harmonis, Unggul, Mandiri dan Dinamis).  []  Tim Ruzaidin Center

RUZAIDIN Noor dan Fitri Zamzam adalah pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 ini juga dikenal dengan panggilan Dodot-Dewa. Bersama memiliki visi mewujudkan Banjarbaru Kota Insan Humanis yang unggul di semua sektor khususnya sektor Industri, Jasa, dan Perdagangan yang Harmonis, Unggul, Mandiri dan Dinamis. Lahir dari latar belakang Birokrat dan Politisi yang sarat dengan jiwa sosial, jujur, bersih, dan berpengalaman.

Drs H.M Ruzaidin Noor, MAP lahir di Martapura, 22 Desember 1951. Beragam Islam, pendidikan terakhirnya S2. Suami Hj Hartati ini dikaruniai tiga orang anak. Selama ini ia menjalani hidup di rumah mungilnya di Jl Taman Gembira Selatan RT05/01 Banjarbaru.

Ruzaidin Noor adalah seorang birokrat. Pada 1994-1998 ia pernah menjabat sebagai Asisten Administrasi Setkodati II Banjarmasin. Pada 1998-1999 ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Administrasi Pembangunan Setkodati II Banjarmasin.

Sekitar 1999 ia mendapat tugas baru sebagai Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru hingga tahun 2005. Sosoknya yang bersih dan jujur bertanggungjawab membuat karirnya terus menanjak. Hingga pada pertengahan 2005 ia dipinang H Rudy Resnawan untuk mendampinginya maju sebagai Wakil Walikota Banjarbaru hingga 2010.

Pada pertengahan 2010, sewaktu masa jabatannya hendak berakhir, ia didesak masyarakat dari berbagai kalangan agar maju melanjutkan kepemimpinan di Kota Banjarbaru. Desakan dan permintaan warga itulah yang membuat Ruzaidin pun tak bisa mengelak, dan kemudian maju bersama Ogi Fajar Nuzuli kala itu.

Setelah berhasil membangun Banjarbaru hampir lima tahun, Ruzaidin pun lagi-lagi didesak warga untuk melanjutkan kepemimpinannya. Alasannya, karena Ruzaidin Noor dianggap berhasil membangun Banjarbaru. Diantara keberhasilan Ruzaidin Noor adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp28,5 miliar lebih pada 2010 menjadi Rp122 miliar lebih pada 2014. Selama kurun waktu empat tahun terjadi kenaikan 400 % lebih.

Ruzaidin Noor juga dianggap berhasil meningkatkan Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Rp460, 7 miliar lebih pada 2010 naik menjadi Rp1,2 triliun pada 2015. Dalam kurun waktu lima tahun terjadi kenaikan 275 % lebih. Dengan keberhasilan tersebut, ia pun mampu mendistribusikan dan mendanai pembangunan disegala bidang dan roda pemerintahan dengan sangat baik di Banjarbaru.

Alasan inilah yang menjadi salah satu faktor masyarakat mendesaknya kembali maju bersama Fitri Zamzam. Figur pemuda yang selalu peduli dan mendukung aktifitas anak-anak muda dalam berkarya dan berkreatifitas. Fitri Zamzam juga adalah sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Baik melalui komunitas MGR, partai NasDem maupun kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Fitri Zamzam SSos MAP lahir di Kandangan, 15 Mei 1957. Suami Megawati SPd ini tinggal di Jl A Yani No.1A Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru. Ayah tiga orang anak ini adalah mantan PNS kantor Pertanahan pada 1980-2012.

Anggota DPRD Kota Banjarbaru periode 2014-2019 ini dikenal organisatoris. Selain memimpin partai NasDem, ia juga apernah menjadi Sekretaris Ormas Nasional Demokrat pada 2012-2013. Pada 2008-2013 ia juga didaulat memimpin Percasi. Dan sejak 1978 hingga sekarang, lelaki yang akrab disapa Dewa Pahuluan ini juga dikenal sebagai Presiden Komunitas MGR.

Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam maju dalam kancah politik Pilkada 2015 sebagai pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021. Dengan tagline berKARYA untuk PERUBAHAN, pasangan yang juga dikenal dengan 2D (Dodot-Dewa) ini bercita-cita mewujudkan Banjarbaru Kota Insan Humanis (Industri, Jasa dan Perdagangan yang Harmonis, Unggul, Mandiri dan Dinamis).  []


Tim Ruzaidin Center

RUZAIDIN Noor dan Fitri Zamzam adalah pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021 ini juga dikenal dengan panggilan Dodot-Dewa. Bersama memiliki visi mewujudkan Banjarbaru Kota Insan Humanis yang unggul di semua sektor khususnya sektor Industri, Jasa, dan Perdagangan yang Harmonis, Unggul, Mandiri dan Dinamis. Lahir dari latar belakang Birokrat dan Politisi yang sarat dengan jiwa sosial, jujur, bersih, dan berpengalaman.  Drs H.M Ruzaidin Noor, MAP lahir di Martapura, 22 Desember 1951. Beragam Islam, pendidikan terakhirnya S2. Suami Hj Hartati ini dikaruniai tiga orang anak. Selama ini ia menjalani hidup di rumah mungilnya di Jl Taman Gembira Selatan RT05/01 Banjarbaru.  Ruzaidin Noor adalah seorang birokrat. Pada 1994-1998 ia pernah menjabat sebagai Asisten Administrasi Setkodati II Banjarmasin. Pada 1998-1999 ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Administrasi Pembangunan Setkodati II Banjarmasin.  Sekitar 1999 ia mendapat tugas baru sebagai Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru hingga tahun 2005. Sosoknya yang bersih dan jujur bertanggungjawab membuat karirnya terus menanjak. Hingga pada pertengahan 2005 ia dipinang H Rudy Resnawan untuk mendampinginya maju sebagai Wakil Walikota Banjarbaru hingga 2010.  Pada pertengahan 2010, sewaktu masa jabatannya hendak berakhir, ia didesak masyarakat dari berbagai kalangan agar maju melanjutkan kepemimpinan di Kota Banjarbaru. Desakan dan permintaan warga itulah yang membuat Ruzaidin pun tak bisa mengelak, dan kemudian maju bersama Ogi Fajar Nuzuli kala itu.   Setelah berhasil membangun Banjarbaru hampir lima tahun, Ruzaidin pun lagi-lagi didesak warga untuk melanjutkan kepemimpinannya. Alasannya, karena Ruzaidin Noor dianggap berhasil membangun Banjarbaru. Diantara keberhasilan Ruzaidin Noor adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp28,5 miliar lebih pada 2010 menjadi Rp122 miliar lebih pada 2014. Selama kurun waktu empat tahun terjadi kenaikan 400 % lebih.  Ruzaidin Noor juga dianggap berhasil meningkatkan Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Rp460, 7 miliar lebih pada 2010 naik menjadi Rp1,2 triliun pada 2015. Dalam kurun waktu lima tahun terjadi kenaikan 275 % lebih. Dengan keberhasilan tersebut, ia pun mampu mendistribusikan dan mendanai pembangunan disegala bidang dan roda pemerintahan dengan sangat baik di Banjarbaru.   Alasan inilah yang menjadi salah satu faktor masyarakat mendesaknya kembali maju bersama Fitri Zamzam. Figur pemuda yang selalu peduli dan mendukung aktifitas anak-anak muda dalam berkarya dan berkreatifitas. Fitri Zamzam juga adalah sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Baik melalui komunitas MGR, partai NasDem maupun kegiatan-kegiatan sosial lainnya.  Fitri Zamzam SSos MAP lahir di Kandangan, 15 Mei 1957. Suami Megawati SPd ini tinggal di Jl A Yani No.1A Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru. Ayah tiga orang anak ini adalah mantan PNS kantor Pertanahan pada 1980-2012.   Anggota DPRD Kota Banjarbaru periode 2014-2019 ini dikenal organisatoris. Selain memimpin partai NasDem, ia juga apernah menjadi Sekretaris Ormas Nasional Demokrat pada 2012-2013. Pada 2008-2013 ia juga didaulat memimpin Percasi. Dan sejak 1978 hingga sekarang, lelaki yang akrab disapa Dewa Pahuluan ini juga dikenal sebagai Presiden Komunitas MGR.  Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam maju dalam kancah politik Pilkada 2015 sebagai pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Banjarbaru 2016-2021. Dengan tagline berKARYA untuk PERUBAHAN, pasangan yang juga dikenal dengan 2D (Dodot-Dewa) ini bercita-cita mewujudkan Banjarbaru Kota Insan Humanis (Industri, Jasa dan Perdagangan yang Harmonis, Unggul, Mandiri dan Dinamis).  []  Tim Ruzaidin Center







HEBOH..!!! Jika Terpilih, Calon Walikota Banjarbaru ini Bakal Menaikan Insentif Guru, Honorer, RT dan RW Besar-besaran

SUNGAI BESAR - Cuaca siang kemarin yang begitu panas, tidak menyurutkan semangat ratusan warga Bumi Cahaya Bintang Sei Besar untuk menyambut calon pemimpin yang sejuk HM Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam.  Setibanya di tempat acara, atas inisiatif undangan masyarakat pasangan Calon Walikota Banjarbaru dan Calon Wakil Walikota Banjarbaru periode 2016-2021 nomor Urutt 2 dan beserta rombongannya, langsung menyalami ratusan warga yang hadir pada saat itu.  Dalam acara tersebut hadir juga Tim kerja pemenangan 2D calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru.  Selanjutnya, beberapa tokoh dengan sejumlah warga yang lebih banyak di dominasi kaum hawa menyempatkan diri untuk mendengar, menyimak agenda program kerja jika pasangan calon no urut 2 terpilih dalam masa bakti 2016-2021.  Dalam Menanggapi berbagai aspirasi masyarakat, Bpk Ruzaidin noor jika diamanahkan melanjutkan kepemimpinan akan memprioritaskan apa yang menjadi kehendak masyarakat setempat yang juga merupakan perhatian bagi warga dalam menjalankan pemerintahan di Kota Banjarbaru.  Tak ketinggalan pula seorang pendobrak perubahan, Fitri Zamzam atau di sapa akrab Dewa Pahuluan. Pada orasi sebelumnya telah menyampaikan bahwa di akhir jabatan Bpk Ruzaidin Noor telah berhasil menaikan insentif untuk Ketua RT/RW menjadi 500rb /bulan. Hal tersebut sudah di ketok pada rapat Perubahan Anggaran DPRD Banjarbaru. Begitu juga peranan bagi seorang GURU PAUD di Kota Banjarbaru dalam perubahan anggaran juga mengalami hal serupa dari 300rb menjadi 400rb besaran insentif.  Lebih jauh Fitri Zamzam memandang, peranan guru PAUD merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang harus di perhatikan khususnya di kota Banjarbaru. Selain mencerdaskan pembangunan usia dini juga dapat membentuk perilaku akhlak yang lebih baik.  Untuk itu jika pasangan HM.Ruzaidin dan Fitri zamzam terpilih memimpin Banjarbaru pada masa bakti 2016-2021 akan terus menaikan insentif. Karena hal ini sesuai dengan visi misi program prioritas kerja pasangan calon no 2 nomor 11. Dimana hal tersebut menjadi agenda untuk di laksanakan dengan kekuatan 15 anggota dewan tergabung 4 partai pendukung HM Ruzaidin dan Fitri Zamzam, siap memperjuangkan peningkatan tunjangan kinerja aparatur sipil, gaji honorer, dan menaikan insentif RT RW , GURU PAUD, GURU TPA. []
SUNGAI BESAR - Cuaca siang kemarin yang begitu panas, tidak menyurutkan semangat ratusan warga Bumi Cahaya Bintang Sei Besar untuk menyambut calon pemimpin yang sejuk HM Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam.

Ruzaidin Noor Silaturahmi Bareng Warga Sei Besar Banjarbaru

Alhamdulillah... Suasana hangat penuh keakraban dan riang gembira saat bertemu ratusan ibu-ibu warga sei besar banjarbaru.  Hadir dalam kesempatan itu,Bpk. Ruzaidin Noor di dampingi Ibu hartatie dan tim pemenangan 2D lainnya.  Selain hendak menemui paslon no urut 2, warga juga ingin menyampaikan sikap kebulatan tekad mendukung pasangan Ruzaidin Noor dan Fitri Zamzam di Pikada banjarbaru pada 9 Desember 2015.   pada kesempatan itu Tim kerja pemenangan 2d juga menyampaikan permohonan maaf, Bahwa Bpk Fitri zamzam tidak bisa hadir di karenakan pada waktu yang bersamaan sedang memenuhi undangan warga Landasan ulin. Namun hal itu tidak mengurangi semangat kebersamaan di sore hari.  Dalam sambutannya, Bpk ruzaidin lebih banyak bercerita selama 5 thn berkerja memimpin banjarbaru. Termasuk dalam hal menjalankan tugas yang diamanahkan, beliau sangat berhati-hati dalam menyikapinya karena hal tersebut dapat membentuk kepribadian yang pragmatis dan salah orientasi dalam menjalankan amanah.  Dalam urusan kecil saja beliau sangat menjaga kehormatan serta tidak ingin masuk dalam perbuatan tercela. Bahkan ketika beliau meninggalkan rumah dinasnya, beliau mewasiatkan kepada isterinya agar jangan membawa barang sekecil apapun yang bukan haknya.  Meski begitu beliau sangat bersyukur, di akhir jabatan selama 16 thn bekerja di banjarbaru (6th sekda, 5th wakil walikota,5th walikota) baru bisa membangun rumah tempat tinggal untuk sekeluarga,walau belum sepenuhnya selesai , namun setidaknya bisa di diami dan bisa bersilahturahim dengan masyarakat.  Di akhiri acara banyak ibu-ibu ingin foto bersama dan mendoakan agar di permudah dalam perjuangannya.  Maju terus Pak Ruzaidin, celetuk warga dengan rasa haru.  *terima kasih kang abid (salam dari relawan)* salam berkarya menuju perubahan
Dukungan ibu-ibu warga Sei Besar Banjarbaru untuk Ruzaidin Noor - Fitri Zam-zam demi Banjarbaru Lebih Baik 2016-2021.
Alhamdulillah... Suasana hangat penuh keakraban dan riang gembira saat bertemu ratusan ibu-ibu warga sei besar banjarbaru.

Nilai Sebuah Kebaikan

Nilai Sebuah Kebaikan "Berbuatlah kebaikan, namun jangan sampai mengurangi kebaikan orang lain. Tak sedikit orang berbuat baik, namun ia tak mendapatkan apa-apa. Orang sering lupa bahwa setiap amalan kebaikan perlu syarat dan aturan, agar kebaikan bernilai ibadah dan bermanfaat bagi orang lain. Bukankah Agama juga mengajarkan bahwa amalan tertolak jika tak mengikuti sunah dan aturan.”
Nilai Sebuah Kebaikan

Puisi Sang Penjaga, Dirgahayu TNI ke-70 Tahun 2015

Suara derap gempita berirama Dari kaki-kaki sang penjaga Pelindung dan pembela Untuk tubuh sang Nusantara  Loreng di wajah bukanlah bedak perawan Tapi ia adalah CADEK kewibawaan  Kehormatan tertinggi hati pertiwi Dalam harmoni langkah mati Warna putih yang ternoda merah ini Adalah tugas tuk lindungi  Walau jasad berlubang timah yang keji Dulu, kemarin dan kini tetap dalam bidik Kau tetap teguh dan cerdik Mengawal hari demi hari yang penuh hardik  Di tanah bumi nusantara Dalam air pertiwi yang megah rasa Berkumandang lewat angin langit Indonesia  Semangat Hari Bangkit pahlawan cita Semangat Terlahir kembali penjaga Selamat HUT untukmu sang pahlawan jiwa: TNI Semangatmu samangat kami, mengalir dengan derasnya  MERDEKA…!
Suara derap gempita berirama
Dari kaki-kaki sang penjaga
Pelindung dan pembela
Untuk tubuh sang Nusantara

⬆
Top